Bukan Seperti Puisi Cinta Sebelumnya

image

[STOCK]

Originally posted on Facebook (removed)
Tuesday, 09 February 2010 at 02:12

Bukan Seperti Puisi Cinta Sebelumnya

Kau mengingatku?
Aku mengingatmu.
lebih dari itu,
aku mengenangmu.
Sungguh!

Tidak peduli kau peduli atau tidak peduli, aku akan tetap bertahan.
Sepahit-pahitnya bersama kenyataan yang menampar kenangan,
bersama segetir-getirnya fakta akan realita.

Hidup mungkin hampa…
Tapi tak mengapa.
Aku bisa menambal setiap kekosongan menganga,
terbiasa dengan ketidak-sinkronan harapan kenyataan.

Mungkin dulu aku tidak pernah jujur mengungkapkan,
sebagai seorang kasmaran yang gagu dan cuma bisa bisu.
Atau mungkin dulu aku terlalu banyak tingkah,
hingga tak mungkin tampak apa yang ingin aku ungkap.

Sudahlah…
Persetankan saja masa-masa dibelakang kita.
Masa ketika kebodohan teramat berkuasa,
sampai-sampai aku lupa…
Dan akhirnya terlambat bilang cinta.

Deklarasi perasaan hati yang mati,
hanya kadang bangkit menghantui.
Seperti hantu…
Jangan pernah menganggapnya ada.

Begitulah…
Sekejap bergelora,
selalu seperti yang aku takutkan saat kamu datang.
Lagi, lagi, dan lagi…
lalu pergi.

_____
Originally writed on July 10th 2009
(belong to Mju)

Posted from WordPress for Android
via Xperia™ smartphone from Sony®
powered by sinyal kuat Indosat®

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s