Lagi-lagi, Mati Lampu Lagi

Mungkin rada ironis, tapi memang begitu keadaannya. Kalo orang menyebut Kota Pahlawan, asosiasinya langsung ke Surabaya. Begitu juga ketika kita menyebut Kota Apel yang langsung identik dengan Malang. Balikpapan? Kota Minyak, cuy! Soalnya, sepanjang sekitar 5 kilometer yang keliatan mata, berderet kilang-kilang minyak milik Pertamina. Itu baru yang keliatan, belum yang ketutupan pemukiman warga di daerah Pandansari sampai Kampung Baru.

Lagi-lagi mati lampu lagi… Mati listrik tepatnya. Karena apa? Ya mana saya tahu lah… Saya kan bukan karyawan PLN, khehehehe… Paling ngga, sejak sekitar pukul 11 pagi sampe hampir pukul 4 sore ini, listrik belum juga menyala. Ngga disemua tempat… Di komplek ruko dan perkantoran saya, daerah Balikpapan Baru, iya. Lalu kata seorang teman, di tokonya daerah Balikpapan Permai, masih mati juga. Dapat ‘early birth’ dari pagi malah, kata teman saya.

Ada apa dengan PLN Kota Balikpapan? Itu pertanyaan klasik banget yang terlalu sering ditanyakan oleh warga Balikpapan. Ditanyakan dengan nada kecewa campur marah, kadang dengan makian dan sumpah serapah. Ya lu gila aja… Masyarakat kan taunya ini Kota Minyak dan pembangkit listriknya pake mesin diesel. Apalagi yang awam… Wah, udah mencak-mencak aja… Tapi cuma bisa memaki sendiri. Toh, sejak dulu dan mungkin besok-besok, tradisi pemadaman listrik seolah jadi bagian ngga terpisahkan dari kehidupan Kota Minyak ini.

Iyalah… Kan cuma julukannya aja yang Kota Minyak. Minyaknya buat siapa? Wah… Saya ngga jual minyak. Kantor saya jual laptop sama PC desktop. Dari keterangan seorang kenalan, konon minyak di Kalimantan memang bukan buat dipake disini. Biasa lah… Barang bagus, ekspor aja keluar. Tempat bagus, dah biar investor asing aja yang kerjain… Kita duduk-duduk aja bikin aturan, kasih pajak, terima setoran.

Ya, miris juga sih… Itu para karyawan PLN pada ngapain aja? Maintenance katanya. Hais… Sebegitunya? Ngga punya mesin pembagkit cadangan? Ngga mampu beli? Ngga mungkin lah… Kan PLN itu BUMN, Badan Usaha Milik Negara, bukan Badan Usaha Merongrong Negara. Kucing garong kalo begitu… Pemain tunggal loh… Monopoli itu. Tapi yaaa… You know lah.

Entah apa penyebabnya, pemadaman listrik di Balikpapan seolah udah biasa. Biasa buat PLN… Biasa juga buat masyarakat, meski tetap aja heran. Kok sering banget sih?! Katanya Kota Minyak, masa bisa kehabisan minyak solar buat PLTD?! Yaaa… Itu kan dari sudut pandang kita sebagai orang awam. Dari sudut pandang PLN? Maintenance, kerusakan dan sejenisnya.

Bukan human error ya, pak? Karena kinerja dan produktivitasnya yang gitu-gitu aja… Ngga berubah. Pegawai pemerintahan, kan? Yaaa… Ada banyak orang di negara yang konon kita cintai ini bermimpi untuk bisa jadi PNS, karena kehidupannya yang pasti, sampe mati. Semua dijamin negara. Soal kinerja dan kualitas pelayanan? Tanyakan pada rumput yang bergoyang…

_____
Balikpapan, 12 Maret 2014

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s