Lagi? Mati Lampu Lagi?!

Pulang cepat, karena genset di kantor rusak. Kantor depan tepatnya… Kantor yang dihuni mahkluk-mahkluk berpenampilan necis. Iyalah… Mereka kan langsung face to face dengan pelanggan. Saya? Di kantor belakang, yang udah ngga penuh sesak dengan tumpukan laptop dan CPU plus monitor, dan aksesoris, karena sirkulasi keluar masuk barang lagi kembang kempis. Napas, kaliii…

Cukup dengan kaos oblong dan celana jeans panjang sesuai kesepakatan dengan owner waktu rekrutmen, kerjaan saya ‘cuma’ mengawasi sirkulasi barang masuk dan keluar. Itu doang? Enak banget… Ngga, cong! Meriksain satu-satu, ngecek ini itu waktu masuk dan keluar. Daaan tentu aja packing. Ngga ada orang yang bisa packing yaaa… Hohohoho… Ada. But, how good is your pack? That’s my hobby, I don’t see it as a must to do task.

Ya sud… Itu soal kerjaan yang ngga tau kenapa jadi lebih mirip hobi. Hobi yang jadi kerjaan. Pulang kerumah, waktunya bersantai. Hais… Kayak seharian tadi di kantor ada kerjaan… Listrik mati, tanpa genset, ngga ada penerangan, AC mati… Pret! Mau ngerapiin susunan barang yang kemarin udah dirapiin dalam kondisi gelap gulita, dalam ruang minim ventilasi tanpa penyejuk udara? Lu kerjain dah…

Baru beberapa menit colok charger hape ke listrik, eh dia mati… Listriknya yang mati. Dalam hati memaki… Ngga lah. Udah ketebak kalo ini pemadaman listrik bergilir. Hadeh… Digilir… Apaaaaa cobaaa… Kesian banget ini kota. Iya, Kota Minyak, tapi mau beli bensin atau solar di SPBU antrinya panjang ngga ketulungan. Beli eceran? Bisaaa… Bisa banget. Beli aja di penjual bensin dan solar eceran yang kiosnya banyak berjejer, cuma beberapa meter disekitar pintu masuk dan keluar SPBU.

Pemandangan umum lah itu… Pura-pura ngga tau aja. Lagian, secara prinsip ekonomi, jual beli bensin dan solar eceran secara ngga langsung memperluas lapangan kerja. Swadaya. Inisiatif kreatif, jual tepat di pintu masuk dan keluar SPBU. Di pintu masuk, sasarannya orang yang males antri puaaanjang. Di pintu keluar, sasarannya orang yang udah kadung antri tapi ngga keburu nunggu giliran. Ide bagus, bukan?

Dirumah listrik mati, terus mau ngapain? Ya ngga ngapa-ngapain. Mau ngapain juga? Biasanya juga ngga ngapa-ngapain. Ketimbang curhat sama ‘tembok’, mengadu ke Facebook, menjawab pertanyaan klasiknya; ‘what’s on your mind?’. I have nothing important to share on Facebook, so I write this.

Jadi ingat dengan salah satu berita di Kompasdotcom beberapa hari lalu, soal byar pet byar pet listrik di salah satu kota di Sumatra… Pihak PLN menghimbau agar masyarakat kota tersebut banyak-banyak berdoa agar kerusakan dan atau gangguan teknis dan sejenisnya bisa cepat diatasi. Saya lupa, itu PLN pake pembangkit listrik tenaga apa.

Di Balikpapan, pembangkit listriknya pake mesin diesel, berbahan bakar solar. Semua orang juga tau lah… Mesin diesel udah pasti pake solar. Jadi, jangan sampe suatu saat nanti orang-orang menyebut PLTD sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Doa. Atau mungkin karena saking marahnya, berubah jadi Pembangkit Listrik Tenaga Dianc*k!

Ya, saya hampir ngga bisa percaya dengan hampir seluruh institusi dan atau badan usaha milik pemerintah. Bukan apa-apa… Pengalaman membuktikan kalo mereka bossy. Harusnya melayani, tapi yang lebih sering terjadi malah minta dilayani. Tapi, kalo bisa jadi lebih baik, kenapa ngga? Saya dukung. Selama ngga tipu-tipu.

Ya sud, mari kita berdoa untuk membangkitkan mesin pembangkit listrik milik PLN. Lebih tepatnya; berdoa agak kinerja (baca: mental dan etos kerja ditambah pelayanan) mereka bisa jadi lebih baik. Mensana in corpore sano, suwe-suwe yo sakno (Jv; lama-lama kasian).

_____
Balikpapan, 12 Maret 2013
Di teras depan rumah, disekitar anak-anak tetangga yang lagi asik main sepeda dalam gelap.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s