Sebuah Catatan Harian Tentang…

Dalam studi DISC; Dominance, Influence, Steadiness, Compliance, salah satu ketakutan terbesar mereka yang bertipe Compliance adalah kritik. Compliance adalah Melankolis, dalam studi tipe keperibadian klasik yang dicetuskan oleh Hippocrates. Perfeksionis, yang selalu merencanakan sesuatu dengan penuh perhitungan sebelum melakukannya. Tapi bukan itu… Setiap perfeksionis tidak akan pernah suka dengan ketidakpastian.

So this is my diary, my personal sense. My confession, my compliance.

Sejatinya, tidak ada manusia yang langsung terlahir sebagai Melankolis, Sanguin, Plegmatis maupun Kolerik. Keperibadian manusia justru dibentuk oleh lingkungannya. Tapi tidak selalu begitu juga… Apakah seorang pemuka agama bisa menjamin kalau anaknya pasti akan berjalan ‘lurus’? Atau, apakah seorang penjahat lantas akan punya anak yang hidupnya pasti ‘melenceng’? Semua relatif. Satu-satunya kepastian dalam hidup adalah ketidakpastian itu sendiri.

Begitu juga dalam studi DISC yang dicetuskan oleh William Moulton Marston, maupun teori-teori keperibadian yang lain. Keperibadian seseorang lebih banyak dibentuk dan dipengaruhi oleh lingkungan, saya lebih suka menganggapnya begitu. Kalau seorang anak tidak dekat dengan keluarganya, maka faktor keluarga bisa sangat dikesampingkan dalam pembentukan karakter dan keperibadian seorang anak.

Tidak ada satupun orang yang sama dalam dunia ini, sekalipun kembar identik. Mirip, iya. Tapi sama persis? Tidak mungkin, kalau di satu waktu atau jaman yang sama. Bukan berarti tidak bisa terjadi… Dalam studi Fingerprint Analysist, kemungkinan dua orang yang sama persis bisa terjadi dalam hitungan abad. Berapa usia maksimal manusia? 100 tahun? 2 abad? Kita tidak akan pernah bertemu kembaran kita, kecuali dengan mesin waktu. Kalau anda bisa menciptakannya…

Manusia itu custom, sekalipun ada beberapa orang yang punya tipe keperibadian yang sama, hasilnya selalu akan berbeda. Mungkin ada beberapa kesamaan, tapi percayalah… Kita tidak pernah terlahir untuk menjadi sama. Kita, manusia, bukan produk massal. Bukan mass production, yang diciptakan sekaligus banyak dan sama.

Tapi memang, sebagian besar orang suka mencari-cari persamaan untuk bisa dekat satu sama lainnya, atau mencari-cari perbedaan untuk membuat tembok pembatas. Kenapa kita tidak mencari perbedaan untuk tujuan saling melengkapi? Kenapa harus disamakan, harus dibedakan, diklasifikasi, dikelompokkan dalam kasta, dibuat jadi begini atau begitu. Karena kita manusia. Kita lebih bisa melihat kesamaan ketimbang menghargai perbedaan.

Wajar… Tidak ada yang salah. Juga tidak ada yang benar. Teori relativitas sangat berperan penting dalam melihat manusia sebagai manusia, bukan sebagai mesin. Manusia, memang bukan mesin produksi. Karena itu ada yang namanya HAM; Hak Asasi Manusia. Karena itu ada istilah ‘berperikemanusiaan’. Memperlakukan manusia sebagai manusia.

Apakah anda suka dengan hewan peliharaan? Saya pernah punya kucing, ular, dan kelinci. Tapi sampai sekarang saya belum pernah punya anjing. Saya lebih suka anjing… Mereka teman yang setia dan tidak banyak bicara. Anjing hanya menggonggong disaat-saat tertentu. Tapi kembali lagi, bagaimana cara kita memperlakukan hewan peliharaan kita.

Manusia bertipe C dari DISC, selalu akan merasa takut atau gelisah saat keadaan tidak dapat diprediksi. Tidak ada kepastian, tidak ada jaminan. Mengalir seperti air? Bukan, bukan seperti itu. Kalaupun mengalir, arahnya harus jelas. Dan seperti posting saya beberapa waktu lalu; tidak semua orang membutuhkan banyak teman. Orang C cenderung seperti itu. Dengan istilah yang agak vulgar; mereka adalah penyendiri.

Bukan tipikal orang yang suka berbasa basi, menjadikannya agak mirip dengan mereka yang berkarakter Dominance. Perbedaannya; Compliance selalu merencanakan segala sesuatu dengan penuh perhitungan sebelum melakukan sesuatu. Apapun itu, setidak penting apapun hal tersebut. Sedangkan Dominance; mereka akan melakukan segala hal untuk merealisasikan pikirannya, secepat mungkin. Lambat versus cepat, Compliance versus Dominance.

Karena bagi kami, orang-orang berkarakter dominan Compliance atau Melankolis, kritik bisa dihindari dengan berhati-hati, perencanaan, strategi. Meniadakan kemungkinan kesalahan sebelum sesuatu dilakukan. Itu keahlian setiap orang dengan karakter dominan C. Mereka bukan eksekutor. Mereka man behind the seen yang cenderung tidak memerlukan basa basi, dan akan bertahan meski cuma dengan sedikit teman.

What’s a life…
Hidup memang tidak sempurna. Karena kita, sebagai manusia, juga tidak pernah sempurna. Sekalipun, ya sekalipun Tuhan menciptakan manusia sebagai mahkluk paling sempurna.

After all, saya cuma mau bilang kalau manusia itu bukan mesin. Otak manusia bukan komputer, tenaga manusia juga bukan (maaf) tenaga hewan. Dan manusia dilahirkan melalui proses biologis yang rumit, bukan dicetak menggunakan alat sablon atau mesin fotokopi. Mungkin terlalu eksplisit, terlalu tersirat… Karena saya memang tidak bermaksud menceritakan apa yang saya maksud secara gamblang.

The secret makes you think, and thinking makes you alive. We are not born as robot, so treat human as human. Nevermind… It’s just my diary, a random story contains my personal sense.

_____
Balikpapan, 29 April 2014.
Pagi-siang, di kantor yang sepi.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s